2018 Jadi Tahun Terburuk Bagi Pasar Smartphone

2018 Jadi Tahun Terburuk bagi Pasar Smartphone,

.txt-detail p { margin-bottom:27px; line-height:1.9; }

San Francisco – Pasar smartphone global mengalami penyusutan terburuknya di tahun 2018, dan perkiraan tahun 2019 juga tak menjadi jauh lebih baik, sebagaimana ditunjukkan oleh survei-survei terbaru.

Volume penjualan smartphone di segala dunia mengalami penurunan sebesar 4,1 persen di tahun 2018 dimana total penjualan sepanjang tahun mencapai 1,4 miliar unit, menurut sebuah perusahaan riset IDC, yg memperkirakan adanya potensi penurunan tahun ini.

“Pasar smartphone secara global ketika ini benar-benar buruk,” ujar Ryan Reith, seorang analis dari IDC.

“Di luar dari pasar dengan tingkat pertumbuhan yg tinggi seperti India, Indonesia, Korea Selatan, dan Vietnam, kalian tak melihat adanya banyak aktivitas positif di tahun 2018,” imbuhnya.

Reith mengatakan, pasar terdampak oleh perilaku konsumen yg menunggu lebih lama sebelum mereka mengganti ponselnya, karena mereka merasa frustasi dengan tingginya harga perangkat-perangkat kelas premium, di samping adanya ketidakpastian politik dan ekonomi.

Pasar China, dengan pangsa pasarnya mencapai kira-kira 30 persen dari total penjualan smartphone,, khususnya menjadi pasar yg terdampak paling buruk dengan tingkat kemerosotan yg mencapai 10 persen, menurut survei yg diselenggarakan IDC, yg dirilis tengah minggu ini.

IDC menyatakan lima produsen smartphone teratas menjadi semakin kuat dan sekarang pangsa pasar penjualannya di semua dunia mencapai 69 persen, meningkat dari 63 persen setahun yg lalu.

Samsung tetap menjadi produsen smartphone nomor sesuatu dengan pangsa pasar yg mencapai 20,8 persen meski mengalami penurunan angka penjualan sebesar 8 persen bagi tahun 2018, ujar IDC.

Apple kembali berhasil merebut posisi peringkat beberapa dengan pangsa pasar sebesar 14,9 persen, mengalahkan Huawei yg menguasai pangsa pasar 14,7 persen, demikian sebagaimana ditunjukkan oleh hasil survei.

IDC menyampaikan angka penjualan smartphone di kuartal keempat mengalami penurunan sebesar 4,9 persen atau kelima kalinya tingkat penurunan per kuartal yg terjadi secara berturut-turut.

“Kuartal musim liburan yg penuh tantangan berakhir menjadi tahun terburuk buat penjualan smartphone,” ujar IDC dalam laporannya.

Laporan terpisah yg dipublikasikan oleh Counterpont Research memperlihatkan temuan-temuan serupa, dengan memperkirakan penurunan sebesar tujuh persen di kuartal keempat, dan penurunan sebesar empat persen buat sepanjang tahun.

“Pertumbuhan penjualan smatphone secara kolektif di pasar-pasar yg tengah tumbuh seperti India, Indonesia, Vietnam, Rusia dan lainnya tak cukup kuat buat mengimbangi kemerosotan di pasar China,” ujar wakil direktur Counterpont, Tarun Pathak.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Pencarian:

Februari 4th, 2019 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :2018 Jadi Tahun Terburuk Bagi Pasar Smartphone

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *