Bagian Tablet Sempat Menghilang Dari Situs Android

Bagian Tablet Sempat Menghilang dari Situs Android,

San Francisco – Google diketahui sudah menghilangkan bagian tablet dari situs Android punya mereka. Hal ini kemungkinan besar terkait dengan selalu menurunnya penjualan tablet secara global.

Semakin ‘membengkaknya’ ukuran layar pada smartphone keluaran baru turut menjadi alasan penurunan penjualan tablet. Selain itu, pemilik tablet dinilai tak berupaya bagi melakukan upgrade ke perangkat baru dalam jangka waktu beberapa hingga tiga tahun.

Google tak mengungkap tablet referensi bagi Android P pada tahun ini, dan langkah ini dikabarkan sudah dipersiapkan Google sejak dua waktu lalu. Namun, dua ketika setelah menghilangnya bagian ini dari situsnya, bagian tablet tersebut kembali muncul.

Google menyalahkan bug sebagai penyebab menghilangnya bagian tablet dari situs Android punya mereka, ketika coba bagi melakukan update pada halaman tersebut.

Informasi yg diumumkan Google SVP of platforms and ecosystems for Android Hiroshi Lokheimer via Twitter ini mendapat tanggapan sinis dari salah sesuatu pengguna.

Pengguna itu menyebut model tablet yg dicantumkan oleh Google pada bagian di situs tersebut yaitu model kuno.

Namun, tablet Android pernah memiliki sistem operasi Android versi khusus, bernama Honeycomb atau Android 3.0.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1515134014047-0’); });

Sistem operasi ini diluncurkan pada Januari 2011, ketika Apple iPad pertama belum genap berusia sesuatu tahun. Kala itu, Motorola memperkenalkan tablet pertamanya bernama Xoom, dan tersedia di pasar dengan dukungan sistem operasi Honeycomb.

Sembilan bulan kemudian, Samsung Galaxy Note diluncurkan, sebagai smartphone pertama dengan dukungan layar berukuran 5 inci. Perangkat yg kemudian disebut berjenis phablet ini diluncurkan pada akhir Oktober 2011, dan persaingan antara perangkat dengan layar berukuran besar pun dimulai.

Tanpa dukungan Google, kehadiran perangkat tablet bersistem operasi Android karya produsen besar tak mulai terjadi dalam waktu dekat. Menurut IDC, sebanyak 163,5 juta tablet didistribusikan ke semua dunia pada tahun lalu, menurun sebesar 6,5 persen dari jumlah unit pada tahun 2016.

Apple masih menduduki posisi pemimpin pasar tablet secara global dengan lini iPad-nya, dan Google diperkirakan menyerah pada perangkat versi Android.

Pada ketika yg sama, beredar rumor yg menyebut bahwa Google berencana mengajak produsen tablet buat memakai sistem operasi Chrome OS pada perangkat mereka.

Chrome OS yg juga mendukung aplikasi Android diprediksi menjadi masa depan dari tablet yg didukung oleh Google.

Sebagai informasi, pada Maret lalu, vendor yang berasal Taiwan, Acer, memperkenalkan Chromebook Tab 10, tablet pertama di dunia yg memakai sistem operasi Chrome OS.

ul.spt { list-style-type: none; margin: 0; padding: 0; overflow: hidden; } ul.spt li { float: left; } ul.spt li span { display: block; width: 60px; height: 60px; margin-right: 5px; /*background-color: green;*/ border:1px solid silver; } .spt-text { font-weight: 700; }

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Juni 5th, 2018 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :Bagian Tablet Sempat Menghilang Dari Situs Android

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *