Bos Huawei ‘Sindir’ Smartphone Layar Lipat Samsung

Bos Huawei ‘Sindir’ Smartphone Layar Lipat Samsung,

.txt-detail p { margin-bottom:27px; line-height:1.9; }

Barcelona – Huawei dan Samsung membuat gebrakan di ajang MWC 2019 lantaran kedua raksasa teknologi itu merilis kehadiran smartphone layar lipat mereka.

Dalam sesi wawancara dengan Business Insider, CEO Huawei Richard Yu menyampaikan bahwa semula mereka membuat prototipe rancangan smartphone layar lipat Huawei yg mirip dengan Samsung Galaxy Fold. Tapi, mereka urung menggunakan rancangan itu karena dianggap ‘tidak bagus’.

“Saya rasa dengan beberapa layar, layar depan dan layar belakang, membuat perangkat terlalu berat,” kata Yu, seperti dilansir GSM Arena.

Huawei pada ketika itu milik tiga proyek sekaligus dan mengaku milik desain yg lebih baik dari Samsung Galaxy Fold, tapi, proyek tersebut dihentikan segera oleh Yu.

“Desainnya jelek,” kata dia.

Meski pun sama-sama milik layar yg dapat dilipat, Huawei Mate X dan Samsung Galaxy Fold memiliki rancangan lipat yg berbeda buat mengubah perangkat dari ponsel menjadi tablet.

Huawei Mate X mampu berubah dari tablet menjadi ponsel dengan melipatnya ke dalam. Layar tablet secara otomatis mulai terbelah menjadi beberapa sehingga ponsel memiliki beberapa layar, di depan dan di belakang.

Adapun Samsung Galaxy Fold memiliki layar ponsel penting di bagian depan. Begitu dibuka, seperti membuka buku, terdapat layar seukuran tablet.

Rancangan kedua perangkat itu pun diperbincangkan, para penggemar teknologi berdebat buat menobatkan rancangan mana yg terbaik.

Banyak yg menilai Huawei Mate X lebih unggul karena desain seperti itu, tapi, layar yg dilipat keluar mulai rentan tergores.

Kelompok penggemar teknologi lainnya khawatir debu atau benda kecil lainnya dapat masuk ke lipatan Samsung Galaxy Fold dan merusak smartphone layar lipat tersebut.

Analis dari Forrester, Frank Gillet menyatakan, masih terlalu dini menyatakan mana rancangan yg terbaik karena kedua produk tersebut belum resmi dilempar ke pasar.

Harga jual smartphone layar lipat sangat tinggi seandainya dibandingkan dengan smartphone kelas flagship yg ketika ini beredar. Huawei Mate X dijual seharga US$2.600 dan Samsung Galaxy Fold US$1.980 dolar.

Gillet khawatir perangkat seperti ini tak bertahan lama karena engsel dan mekanisme di smartphone layar lipat tak mulai menyaingi durabilitas smartphone umumnya yg berbentuk candybar.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Maret 1st, 2019 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :Bos Huawei ‘Sindir’ Smartphone Layar Lipat Samsung

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *