Brand Smartphone Gionee Dinyatakan Bangkrut

Brand Smartphone Gionee Dinyatakan Bangkrut,

.txt-detail p { margin-bottom:27px; line-height:1.9; }

Shenzhen – Sempat hadir di Indonesia pada tahun lalu, brand smartphone asal China Gionee dinyatakan bangkrut setelah mengalami persoalan finansial dalam dua bulan terakhir.

Pengadilan di Kota Shenzhen, China, sudah menerima surat pengajuan likuidasi atau bangkrut dari Huaxing Bank, yg diduga memberikan pinjaman kepada Gionee selama ini. Keputusan tersebut kabarnya masih dapat berubah, yang berasal perusahaan melakukan reorganisasi.

Pendiri Gionee Liu Lirong memprediksi bahwa dengan reorganisasi atau restrukturisasi yg dikerjakan bakal membuat kondisi Gionee menjadi sehat kembali dalam kurun waktu 3-5 tahun. Demi hal tersebut, Lirong menyewa jasa konsultan perusahaan.

Namun, tetap saja utang piutang harus diselesaikan. Gionee dilaporkan memiliki utang sebesar 20,2 miliar yuan atau sekitar Rp42,5 triliun kepada 648 kreditor. Separuhnya dikabarkan yaitu utang pinjaman dari bank.

Kini Gionee tak sanggup membayar tagihan dari pemasok komponen smartphone buatannya, termasuk membayar agen iklan. Di Indonesia sendiri, iklan Gionee jarang terlihat, mungkin cuma sesekali di media sosial.

Produk smartphone besutan Gionee dikenal kerap menghadirkan kapasitas baterai besar. Di Indonesia, Gionee sempat debut di 2017 dengan menghadirkan dua produk. Setelah itu, mereka menghilang tanpa kabar.

Permasalahan finansial Gionee juga berasal dari Lirong yg melakukan perjudian memakai uang kas Gionee sebesar US$144 juta atau sekitar Rp2 triliun. Lirong sempat menyangkalnya dengan alasan cuma meminjam, tetapi ternyata kerugian perusahaan semakin besar.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Desember 20th, 2018 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :Brand Smartphone Gionee Dinyatakan Bangkrut

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *