Dianggap Jiplak, Nintendo Switch Dituntut Hukum

Dianggap Jiplak, Nintendo Switch Dituntut Hukum,

var switchTo5x=true;stLight.options({publisher: “6a125b92-4919-499e-b765-ca9abfd19b68”, doNotHash: false, doNotCopy: false, hashAddressBar: false}); facebook twitter

New York – Produsen pendukung perangkat mobile, Gamevice, baru-baru ini dilaporkan sudah mengajukan tuntutan hukum terhadap Nintendo dua hari lalu. Ini mengklaim bahwa desain pengendali Nintendo Switch sangat mirip dengan salah sesuatu produknya. Gamevice berpikir bahwa Nintendo melanggar hak patennya.

Ubergizmo melansir, salah sesuatu produk pertama Gamevice adalah tablet game yg diluncurkannya pada tahun 2012.

Tablet ini memiliki kontroler permainan yg bisa dilepas. Ini belum launching produk perangkat keras penting baru-baru ini kecuali dua gameplay buat perangkat Apple yg diluncurkan awal tahun ini di bulan Januari.

Paten Gamevice berjudul ‘Perangkat komputasi kombinasi dan pengendali permainan dengan bagian jembatan fleksibel’ diberikan kembali pada tahun 2015. Ini merinci perangkat komputasi yg memiliki sepasang pengontrol terhubung di kedua sisi.

Dengan mendasarkan keluhannya pada paten ini, Gamevice mengemukakan dua argumen bagi mendukung klaimnya bahwa Nintendo melanggar kekayaan intelektualnya.

Kelegaan yg dicari perusahaan termasuk menghentikan produksi dan penjualan Nintendo Switch selain kompensasi atas masalahnya.

Pengadilan mulai mengizinkan gugatan paten ini buat melanjutkan adalah persoalan yang lain sama sekali.

ul.spt { list-style-type: none; margin: 0; padding: 0; overflow: hidden; } ul.spt li { float: left; } ul.spt li span { display: block; width: 60px; height: 60px; margin-right: 5px; /*background-color: green;*/ border:1px solid silver; } .spt-text { font-weight: 700; }

var adstir_vars = { ver: “4.0”, app_id: “MEDIA-5c2ce44e”, ad_spot: 1, center: false };

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Agustus 15th, 2017 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :Dianggap Jiplak, Nintendo Switch Dituntut Hukum

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *