Dilarang Beli Perangkat Huawei Dengan Dana USF

Dilarang Beli Perangkat Huawei dengan Dana USF,

facebook twitter
function shareFb() {
window.open(“https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https://teknologi.inilah.com/read/detail/2555945/Dilarang-Beli-Perangkat-Huawei-dengan-Dana-USF”, “_blank”);
}
.txt-detail p { margin-bottom:27px; line-height:1.9; }

San Francisco – Otoritas telekomunikasi Federal Communications Commission (FCC) melarang operator-operator seluler AS membeli perangkat Huawei dan ZTE dengan dana subsidi.

Dana subsidi dimaksud adalah Universal Service Fund (USF) yg dikutip oleh FCC dari operator-operator seluler setiap kuartal. Jumlah dana USF yg dicairkan mencapai US$8,5 miliar atau sekitar Rp119,7 triliun per tahun.

Mirip dengan dana Universal Service Obligation (USO) di Indonesia, dana USF dimaksudkan bagi pemerataan telekomunikasi dan akses internet di AS, khususnya buat penduduk di daerah-daerah terpencil.

Kini, setelah FCC mengeluarkan larangannya pada Jumat minggu lalu, operator-operator AS pun tidak mampu lagi membeli perangkat jaringan Huawei dan ZTE dengan dana USF.

Namun, mereka tetap mampu membeli alat dari beberapa perusahaan China itu, tetapi harus dengan dana sendiri, di luar dana USF.

Selain melarang pembeliannya dengan dana subsidi USF, FCC juga mempertimbangkan usulan buat mencabut perangkat Huawei dan ZTE dari jaringan seluruh operator AS. Saat ini, FCC masih mendengar masukan dari publik terkait usulan tersebut.

Geoffrey Starks, salah seorang Komisioner FCC, menyampaikan bahwa ketika ini infrastruktur jaringan punya operator seluler yg ada di daerah rural telah kepalang memakai peralatan dari Huawei dan ZTE buat jaringan 3G dan 4G mereka.

Dia pun menegaskan seandainya kemudian FCC mewajibkan operator buat mencabut semua peralatan dari Huawei dan ZTE buat menggantinya dengan perangkat baru, maka operator-operator ini membutuhkan bantuan dana dari pemerintah.

FCC sudah meminta operator buat merinci segala keterangan terkait infrastruktur mana saja yg telah memakai perangkat dari Huawei dan ZTE. Operator juga diminta buat memperkirakan berapa besar biaya pergantian semua perangkat tersebut.

Menurut pihak FCC bagi pergantian semua infrastruktur diperkirakan mulai menelan biaya sebesar US$1,89 miliar atau sekitar Rp26,6 triliun. Itu pun mulai memakan waktu kurang lebih beberapa tahun buat pergantian segala perangkat.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Desember 1st, 2019 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :Dilarang Beli Perangkat Huawei Dengan Dana USF

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *