Google Bakal Tak Lagi Batasi Perekaman Video 4GB

Google Bakal Tak Lagi Batasi Perekaman Video 4GB,

facebook twitter
function shareFb() {
window.open(“https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https://teknologi.inilah.com/read/detail/2559645/Google-Bakal-Tak-Lagi-Batasi-Perekaman-Video-4GB”, “_blank”);
}
.txt-detail p { margin-bottom:27px; line-height:1.9; }

San Francisco – Pada 2019, banyak vendor membuat terobosan pada kualitas kamera smartphone mereka, terutama dalam kemampuan zoom dan pemotretan dalam cahaya rendah.

Seiring dengan hal itu, meski kapasitas penyimpanan internal ponsel telah makin besar dan bekerja lebih cepat, perekaman video pada Android ketika ini masih dibatasi maksimum 4GB per file.

Kabar gembiranya, pada 2020 nanti, kendala seperti itu tak mulai ada lagi karena Google mulai menghilangkan batasan 4GB buat file video pada sistem operasi mendatang, Android 11.

Pada 2014 silam, Google menetapkan bahwa kelas MediaMuxer dan MPEG4Writer Android, yg masing-masing bertanggung jawab buat menggabungkan file video dan menyimpannya sebagai file MP4, harus mendukung file MP4 dengan ukuran maksimum 2 ^ 32 – 1 byte, yg kira-kira 4GB.

Keputusan ini dibuat pada ketika Google Nexus 5 dengan penyimpanan internal maksimum 32GB masih ada di pasaran, kartu SD masih banyak digunakan, dan smartphone pertama dengan perekaman video 4K baru saja hadir ke pasar.

Dengan demikian, tidak ada banyak permintaan bagi menyimpan file video berukuran lebih dari 4GB: sebagian besar ponsel tak memiliki cukup penyimpanan, kartu SD yg diformat dalam FAT32 tak mulai mendukungnya.

Selang lima tahun kemudian, banyak yg berubah, dan sekarang ada smartphone dengan penyimpanan 1TB, kartu SD sekarang menjadi pengecualian dan bukan norma, serta perekaman video 4K ada di mana-mana, dengan perekaman video 8K mulai langsung menjangkau perangkat.

Saat ini, seandainya Anda merekam video 4K pada Pixel 4, video Anda mulai mencapai ukuran 4GB dalam waktu sekitar 12 menit; itu pada pengaturan kualitas default 30fps buat frame rate dan 48Mbps buat bitrate.

Setelah sekitar 12 menit merekam, aplikasi kamera mulai menyimpan video dan langsung akan merekam video lain, tanpa pengguna sadari.

Ketika Anda memeriksa folder DCIM smartphone Anda, Anda mulai melihat bahwa apa yg seharusnya menjadi sesuatu perekaman video berkelanjutan, sudah dibagi menjadi dua file video.

Misalnya, rekaman video 73 menit pada Pixel 4 dipecah menjadi 7 file berbeda, yg semuanya dilihat oleh Google Photo sebagai rekaman terpisah.

Memang tak terlalu sulit bagi mencampur file-file MP4 ini sebelum mengunggah ke Google Photo, tapi Anda harus memakai aplikasi pihak ketiga seandainya Anda ingin melakukannya.

Pengembang sudah meminta cara bagi merekam file video yg lebih besar dari 4GB selama bertahun-tahun, dan sepertinya perubahan akhirnya mampu terjadi di Android 11.

Menurut deskripsi komitmen baru dalam AOSP, Google memperbarui media Android dengan menghapus batasan ukuran file 32-bit.

Secara khusus, Android nantinya mulai ‘menggunakan offset 64bit dalam mpeg4writer’, yg memungkinkan Android ‘untuk membuat file/ mux berukuran lebih dari 4GB’.

Selama pengujian, Google berhasil menyusun file dengan ukuran sekitar 32GB, dan dalam ukuran terpisah. Pengujian itu, bahkan berhasil mengisi segala kapasitas penyimpanan smartphone dengan sesuatu rekaman.

Jadi, tunggu Android 11, yg mulai diluncurkan Agustus 2020, setelah versi betanya dikenalkan kemungkinan empat bulan sebelumnya, Maret 2020, demikian laporan XDA Developer.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Januari 1st, 2020 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :Google Bakal Tak Lagi Batasi Perekaman Video 4GB

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *