Huawei Juga Terancam Ditinggalkan ARM

Huawei Juga Terancam Ditinggalkan ARM,

.txt-detail p { margin-bottom:27px; line-height:1.9; }

San Francisco – Setelah terancam kehilangan lisensi Android dari Google, Huawei kabarnya juga mulai ditinggalkan oleh vendor perancang chip, ARM.

Bermarkas di Cambridge, AS, ARM diketahui sudah menginstruksikan karyawannya buat menangguhkan sejumlah perjanjian bisnis dengan Huawei.

Dalam sebuah laporan yg diperoleh BBC, ARM bakal menghentikan semua kontrak aktif dengan Huawei dan anak perusahaannya bagi mematuhi larangan perdagangan AS yg baru-baru ini dikeluarkan.

“ARM mematuhi pembatasan terbaru yg ditetapkan oleh Pemerintah AS. ARM menghargai hubungan dengan mitra lama kita HiSilicon dan kalian berharap bagi resolusi cepat tentang persoalan ini,” ungkap pihak ARM, seperti dilansir The Verge.

ARM adalah perusahaan perancang chip yang desainnya dijadikan sebagai dasar dari sebagian besar prosesor perangkat mobile di semua dunia. Mereka tak memproduksi prosesor komputer, melainkan melisensikan teknologi semikonduktornya kepada pihak lain.

Dalam hal ini, Huawei juga yaitu salah sesuatu pelanggan lisensi semikonduktor yg dikeluarkan ARM. Prosesor HiSilicon Kirin yaitu salah sesuatu dari chipset yang juga memakai rancangan ARM sebagai dasar pembuatan.

Meski ARM tercatat dimiliki oleh perusahaan yang berasal Jepang yakni Softbank, namun mereka merancang desain chip-nya di wilayah AS, sehingga mau tidak mau ARM pun harus mengikuti aturan ini.

Seorang analis menyampaikan bahwa hal tersebut mulai menjadi pukulan telak buat bisnis Huawei.

Dia mengatakan, kebijakan itu mulai sangat mempengaruhi perusahaan dalam mengembangkan chip Kirin yg juga dibangun berdasarkan rancangan ARM. Selain itu, rancangan ARM juga banyak digunakan pada BTS 5G termasuk punya Huawei.

Keputusan ini membuat pihak Huawei angkat bicara. Meski dalam posisi yg sulit, Huawei optimistis keadaan ini mulai mampu langsung diselesaikan.

“Kami menghargai hubungan dekat kita dengan mitra, tapi menyadari tekanan dari dua di antara mereka, sebagai akibat dari keputusan yg bermotivasi politik,” kata juru bicara Huawei dalam sebuah pernyataan.

Dengan dicabutnya linsensi dari ARM, Huawei mulai kesulitan buat melanjutkan pembuatan prosesornya sendiri yg memakai desain ARM.

“Kami percaya situasi ini bisa diselesaikan dan kalian tetap memprioritaskan buat selalu memberikan teknologi dan produk kelas dunia kepada pelanggan kita di semua dunia,” pungkas Huawei.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Mei 27th, 2019 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :Huawei Juga Terancam Ditinggalkan ARM

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *