Huawei Tingkatkan Ekosistem Dengan Produk Wearable

Huawei Tingkatkan Ekosistem dengan Produk Wearable,

facebook twitter
function shareFb() {
window.open(“https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https://teknologi.inilah.com/read/detail/2554978/Huawei-Tingkatkan-Ekosistem-dengan-Produk-Wearable”, “_blank”);
}
.txt-detail p { margin-bottom:27px; line-height:1.9; }

Jakarta – Ketika memilih perangkat atau gadget, salah sesuatu faktor terbesar yg diperhitungkan ketika ini adalah ekosistem yg berada di dalamnya.

Secara umum, ekosistem biasanya ditandai oleh sistem operasi yg digunakan perangkat tersebut. Lalu di dalam ekosistem itu, pengguna mampu memilih smartphone, tablet, atau bahkan jam tangan yg jauh lebih terintegrasi.

“Dunia langsung memasuki era di mana seluruh satu yg bisa terhubung mulai terhubung dan pengalaman cerdas mulai disampaikan di seluruh skenario,” kata Lo Khing Seng, Wakil Country Director Huawei CBG Indonesia, dalam informasi tertulisnya kepada .

“Perangkat cerdas atau smart devices yg memiliki rangkaian skenario aplikasi menjadi gerbang untuk konsumen bagi merasakan pengalaman yg cerdas,” imbuhnya.

Dengan latar belakang ini, Huawei Consumer Business Group sudah mengajukan strategi ekosistem bagi segala skenario, merupakan ‘1 + 8 + N’.

‘1’ mewakili ponsel, yg mulai berfungsi sebagai portal penting buat pengalaman cerdas; ‘8’ mewakili delapan portal pendukung, termasuk speaker AI, tablet, PC, perangkat wearable, kendaraan yg terhubung, AR/VR, earphone pintar, dan intelligent HD; sedangkan ‘N’ yaitu singkatan dari perangkat IoT di mana-mana, termasuk pencahayaan, perlindungan keamanan, dan perangkat yg berhubungan dengan lingkungan.

Untuk mewujudkan strategi ini, pada 2018 lalu, Consumer BG Huawei membukukan kemajuan signifikan dalam memberikan pengalaman yg cerdas di seluruh skenario konsumen.

Sepanjang tahun lalu, Huawei sudah mencapai terobosan utama dalam bidang bisnis baru, termasuk produk wearable yg memperlihatkan peningkatan lebih dari 120 persen dibanding tahun sebelumnya.

Highlight buat produk wearable ini termasuk Huawei Watch GT, yg diikuti dengan peluncuran Watch GT 2 baru-baru ini di pasar Indonesia, dan earphone TWS yg yaitu earphone pertama mengadopsi teknologi biometrik bone connection dan juga menerapkan Hi-Res Wireless Audio (HWA) standar industri, menjadi pemimpin buat teknologi audio yg stylish.

Dengan membangun perangkat keras yg memanfaatkan seluruh aspek, Huawei berkomitmen buat mewujudkan ‘The Seamless AI Life’ atau kehidupan AI yg mulus, di mana semuanya terhubung dan bekerja bersama secara harmonis.

Headphone nirkabel pintar dan jam tangan pintar, yg ditenagai oleh chip Kirin A1 yg serba guna, adalah langkah-langkah yg dikerjakan oleh Huawei buat mencapai impian tersebut.

Inovasi tanpa henti dalam perangkat wearable

Sejarah Huawei dengan perangkat wearable dan perangkat selain ponsel dapat dilihat dari Huawei Watch GT generasi pertama hingga Huawei Watch GT2 yg lebih baru, serta dengan router WiFi buat rumah, dan yg terpenting, headphone Freebuds 3 yg mulai langsung tiba ke Indonesia pada Senin minggu depan (25/11/2019).

Didukung oleh chip Kirin A1 dengan Bluetooth 5.1, teknologi memberikan kontribusi buat efisiensi daya yg lebih baik serta koneksi yg cepat, stabil, dan kuat. Freebuds 3 dirancang buat bekerja dan beradaptasi dengan berbagai bentuk saluran telinga.

Dengan desain bulat dan berat masing-masing 4,5 gram, Freebuds 3 juga nyaman digunakan bagi waktu yg lama. Fitur intelligent active noise-cancellation bisa dihidupkan cuma dengan mengetuk beberapa kali earbud sebelah kiri.

Huawei sudah mengimplementasikan fitur yg disebut Bone Voice ID pada Freebuds 3 yg mulai sangat berguna untuk pengguna ketika melakukan panggilan. Teknologi ini menolong membedakan antara suara pengguna selama panggilan dan kebisingan latar belakang dengan mengambil getaran dari pergerakan mulut pengguna.

Dengan memakai keterangan ini, Freebuds 3 secara otomatis menurunkan kebisingan sekitar, memungkinkan pengguna buat menikmati panggilan yg kualitas audionya jauh lebih tinggi.

Freebuds 3 mulai memakai aplikasi Huawei AI Life buat menyinkronkan di ponsel Android, dan bagi menyesuaikan tingkat pembatalan bising.

Aplikasi juga mulai berguna buat menghubungkan Freebuds 3 ke perangkat IoT lainnya buat bertindak sebagai hub pengendali.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

November 24th, 2019 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :Huawei Tingkatkan Ekosistem Dengan Produk Wearable

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *