IEL University Series 2019 Masuki Babak Penyisihan

IEL University Series 2019 Masuki Babak Penyisihan,

.txt-detail p { margin-bottom:27px; line-height:1.9; }

Jakarta – IEL University Series 2019 ketika ini tengah memasuki babak penyisihan. Kompetisi eSports tingkat perguruan tinggi ini diikuti 12 universitas terpilih di Indonesia. Mereka mulai memperebutkan total hadiah Rp1 miliar.

Adapun terselenggaranya IEL University Series 2019 ini adalah sebagai ajang persiapan calon atlet eSports khususnya tingkat universitas. Mereka yg lolos seleksi nantinya mampu bergabung dalam pelatnas Indonesia buat SEA Games 2019 yg digelar tahun ini di Manila, Filipina.

“Kompetisi ini adalah langkah awal buat mengembangkan ekosistem eSports di Tanah Air, akan dari pembinaan bibit-bibit atlet dan caster eSports professional hingga menyiapkan manajemen tim eSports berkualitas sekaligus mendorong terbentuknya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) eSports di kampus-kampus. Jadi, diharapkan ajang-ajang seperti ini selalu berlanjut dan tak berhenti cuma sebatas kompetisi semata,” ujar Harry Kartono, Chief Operational Officer MIX 360 eSports, dalam siaran persnya.

MIX 360 eSports yaitu sebuah perusahaan eSports terintegrasi juga sebagai penyelenggara ajang IEL Universities Series 2019 yg memiliki visi buat berkontribusi secara positif dalam perkembangan ekosistem eSports Indonesia.

“Fokus kalian tak cuma pada sisi penyelenggaraan kompetisi eSports, tapi juga dalam bidang konsultasi bisnis dan edukasi di bidang eSports,” kata Harry.

Menurut dia, dengan adanya kesempatan mengasah bakat dan talenta dalam wadah liga khusus amatir seperti ini, harapan buat meregenerasi pelaku industri eSports bisa terwujud.

Sehingga paradigma tradisional tentang eSports yg semula dianggap sebagai permainan yg membuang-buang waktu mampu berubah menjadi olahraga positif dengan dukungan positif orangtua dan institusi pendidikan melalui pencapaian dan prestasi di tingkat universitas.

Penyisihan buat peserta luar Jakarta telah selesai pada 28 Februari lalu. Sebanyak empat universitas yg lolos dalam babak penyisihan mulai mewakili tim dari luar Jabodetabek buat terbang ke Jakarta mengikuti pertandingan semi-final.

Keempat universitas tersebut adalah Universitas Kristen Maranatha dan Universitas Ciputra buat tim DOTA 2; Universitas Kristen Petra dan Universitas Dian Nuswantoro buat tim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).

Babak penyisihan bagi peserta Jabodetabek tengah berlangsung hingga 31 Maret 2019, di mana kompetisi Group Stage telah mencapai puncaknya dengan Universitas Bina Nusantara unggul di kedua cabang game.

Sementara Group B yg diwakili oleh Universitas Multimedia Nusantara dan Bunda Mulia masih harus bertanding di babak terakhir sebagai pertandingan penentu. Pemenangnya mulai bersanding dengan Universitas Bina Nusantara.

Nantinya, pemenang dari kompetisi ini mulai bertanding ke babak selanjutnya dalam beberapa cabang eSports (DOTA2 dan MLBB) bagi memperebutkan total hadiah Rp1 miliar berupa uang tunai dan produk sponsor.

Hadiah tersebut terbagi dalam beberapa komponen, merupakan bagi pemain dan pihak universitas selaku pendukung eSports Lab.

Tujuannya adalah sebagai bentuk dukungan kepada talenta-talenta eSports tingkat universitas buat mendapatkan pembinaan. Selain itu, juga dimaksudkan buat menarik minat, mengedukasi perkembangan sekaligus mengakomodir pelatihan eSports di UKM universitas.

“Dengan adanya hadiah bagi menunjang eSports Lab tentunya mulai sangat menolong universitas. Di samping itu juga menjadikan bidang eSports lebih serius. Untuk jangka panjangnya, hadiah tersebut sebagai pendukung dalam meregenerasi player eSports di Indonesia. Sementara dari sisi universitas, hadiah tersebut bisa digunakan dengan lebih bijak,” jelas Farand Koala, pro-player eSports Indonesia.

IEL University Series 2019 yaitu sebuah kompetisi eSports resmi pertama buat tingkat universitas di Indonesia yg didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), dan Indonesia Esports Association (IESPA).

Kompetisi ini juga disahkan oleh Federasi Electronic Sports Asia (AeSF), nantinya mulai menjadi bagian dari Liga universitas resmi di bawah naungan IESPA.

“eSports yg lalu dianggap sekedar permainan, kini telah berkembang menjadi industri yg menjanjikan karir, sehingga atlet-atlet perlu dipersiapkan sejak dini, bahkan lewat UKM di berbagai kampus,” ujar Eddy Lim, Presiden IESPA.

Tanda-tanda ke arah profesionalisme sebenarnya telah kelihatan dalam IEL University Series 2019 ini. Ada dua player yg dilirik oleh tim Pro Player di ketika berjalannya turnamen.

Menariknya, dari liga ini muncul juga pemain-pemain IEL University Series 2019 yg segera menjadi perhatian sepanjang pertandingan. Salah satunya FML, pemain DOTA 2 perempuan dari Universitas Dian Nuswantoro dan Jessica Eveline pemain DOTA 2 dari Universitas Tarumanegara.

“Ini sesuai harapan IESPA dari kompetisi, merupakan kemunculan bibit unggul yg mampu berprestasi di kancah ke SEA Games tahun ini. Lewat ajang kompetisi seperti IEL University Series 2019, para pemain berbakat itu dapat ‘ditemukan’ sekaligus terhubung sesuatu sama lain,” lanjut Eddy.

Babak final IEL University Series 2019 mulai dilangsungkan di LigaGame Arena, Jakarta Barat.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Maret 26th, 2019 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :IEL University Series 2019 Masuki Babak Penyisihan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *