Indocomtech 2018 Lebih Lengang, Apa Penyebabnya?

Indocomtech 2018 Lebih Lengang, Apa Penyebabnya?,

.txt-detail p { margin-bottom:27px; line-height:1.9; }

Jakarta – Ada yg terasa beda pada event Indocomtech tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Yakni soal penyesuaian tempat dan kehadiran eksibitor yg lebih minim dibanding tahun lalu.

Imbas dari kedua faktor tersebut menjadikan Indocomtech 2018 belum kelihatan ramai pengunjung.

Presiden Direktur PT Traya Eksibisi Internasional Bambang Setiawan menjelaskan bahwa ada perubahan tempat dan keadaan kegiatan pameran diakibatkan keadaan dolar yg menjadi pengaruh pada keadaan bisnis distributor yg otomatis juga berpengaruh dengan keadaan peserta pameran sendiri.

“Tahun ini Indocomtech memang lebih mengecil karena ada reposisi dengan industri,” ujarnya.

Meski demikian, Bambang tetap optimistis seandainya minat pengunjung masih sangat besar bagi menghadiri pameran ini. Menurutnya, keadaan ini tak mulai berlangsung lama karena setelah keadaan dolar mulai stabil maka geliat industri teknologi mulai semakin tumbuh.

“Kita berharap tahun depan mampu lebih baik lagi, jadi pameran-pameran sejenis ini dapat selalu tumbuh. Jadi mau tak mau harus didukung sama-sama bagi dapat membangkitkannya,” tutur Bambang.

sas.cmd.push(function() {
sas.render(“66073”); // Format : SpinCube 1×1
});

Di sisi lain, menurut pengamatan pameran komputer yg menampilkan beragam produk elektronik tersebut kalah ramai dibanding dengan pameran otomotif Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 yg digelar bersamaan.

Pantauan , pada eksibitor kali ini perangkat notebook yang dulunya dominan seakan juga telah akan tenggelam pada event Indocomtech 2018 ini. Terhitung cuma ada dua brand besar yg masih eksis menawarkan produk komputer jinjing.

Namun yg lebih ironis adalah komponen PC. Sangat sulit menemukan jajaran mainboard dan kartu grafis yg dipajang di booth.

Kebanyakan vendor yg eksis adalah merek smartphone seperti Samsung, ASUS, Vivo, OPPO, sampai Apple dengan memberi sejumlah imingi-iming buat produknya, termasuk menjual sejumlah model ponsel dengan harga miring alias lebih murah dari normal.

Booth yang cukup ramai dikunjungi adalah Erafone. Distributor resmi Erajaya tersebut kelihatan marak didatangi para pengunjung, baik yg hendak melihat-lihat maupun coba sejumlah produk smartphone.

Erafone menghadirkan booth yang menjual smartphone dengan diskon hingga 90 persen dengan tajuk Super Sale.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

November 2nd, 2018 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :Indocomtech 2018 Lebih Lengang, Apa Penyebabnya?

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *