Indonesia Sabet Juara Di Turnamen Free Fire Asia

Indonesia Sabet Juara di Turnamen Free Fire Asia,

facebook twitter
function shareFb() {
window.open(“https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https://teknologi.inilah.com/read/detail/2544914/Indonesia-Sabet-Juara-di-Turnamen-Free-Fire-Asia”, “_blank”);
}
.txt-detail p { margin-bottom:27px; line-height:1.9; }

Jakarta – Tim Indonesia berhasil mengalahkan Thailand, Vietnam, India, Malaysia, Taiwan, dan Moroko dalam gelaran turnamen internasional Free Fire Asia Invitational (FFAI) 2019 di ICE BSD City, Tangerang, pada 7 September 2019.

Dua dari tiga tim eSports perwakilan Indonesia merupakan Island of God dan EVOS Roar, sukses menampilkan permainan terbaik mereka dan mengamankan posisi pertama dan ketiga.

Atas kemenangan ini, Garena Free Fire Indonesia tak cuma tidak mengurangi deretan piala dunia bagi Tanah Air tapi juga memamerkan bahwa eSports Indonesia telah sangat kuat dan bersiap buat berprestasi lebih lanjut.

“Melalui Agenda Turnamen Esports 2019-2020, kalian menghadirkan lebih banyak turnamen nasional maupun internasional sebagai wadah untuk para atlet esports buat menyalurkan bakatnya menjadi prestasi,” ujar Christian Wihananto, Country Producer Garena Free Fire.

“Diharapkan, ini bisa membuka lebih banyak kesempatan buat tim Indonesia buat bertanding dan bahkan berprestasi di turnamen tingkat internasional,” imbuhnya.

Tiga tim, yakni Island of God, EVOS Roar, dan RRQ Poseidon, terpilih mewakili Indonesia di FFAI 2019 setelah menduduki peringkat tiga teratas di turnamen Free Fire Summer League 2019 yg digelar pada Agustus lalu.

Island of God beranggotakan Fickri Aulia (IOG*Kids), Hendrick Kristanto (IOG*HenST), Ahmad Syahrullah (IOG*RuL’s), dan Muhammad Iqbal (IOG*Cavella).

EVOS Roar terdiri dari Muhammad Farchan Ridha (EVOS.manay), Naufal Nabbarnur Ibrahim (EVOS.CUPAY), Regi Pratama (EVOS.MR05), dan Saeful Muharrom (EVOS.MR13).

Tim terakhir RRQ Poseidon beranggotakan, Aditia Maulana (RRQ.Fluxys), Riza Setiawan (RRQ.Riza), Abdurrahman Lahay (RRQ.Chanzu), dan Muhammad Akrim Fajri (RRQ.Azura).

Permainan tim Indonesia dalam meraih juara di turnamen FFAI 2019 berjalan dengan penuh menegangkan. Thonburi Esports dari tim Thailand meraih Booyah 2 kali berturut-turut di game pertama dan kedua.

Namun, Thonburi tak menyadari bahwa tim Indonesia, Island of God terus membayangi mereka dan perlahan merangkak naik ke posisi 5 besar. Island of God berhasil Booyah di game keempat dan kelima yg berhasil membuatnya memuncaki klasemen hingga game terakhir.

Thonburi selalu menekan Island of God di game terakhir. Meskipun Island of God tak Booyah di game terakhir, namun dari hasil perhitungan kill dan posisi tim di pertandingan terakhir membuat tim ini berhasil mengumpulkan total 2,345 poin, unggul 100 poin dari Thonburi yg menempati posisi kedua dengan poin 2,245.

Peringkat ketiga yg ditempati oleh EVOS Roar yg sempat tertinggal pada ronde awal berhasil merangkak naik mendekati ronde akhir dengan skor akhir 1,765 poin.

Sementara itu, RRQ Poseidon harus puas menduduki peringkat 10 pada klasemen akhir pertandingan dengan 790 poin.

Menambah deretan prestasi, turnamen internasional kali ini menerima penghargaan dari Rekor MURI bagi ‘Kompetisi Game Online Pertama dengan Teknologi Augmented Reality’.

“Gelaran Free Fire Asia Invitational 2019 yg diselenggarakan pada 7 September 2019 silam membuktikan bahwa permainan daring atau biasa kalian kenal dengan game online bisa menjadi pemersatu dari berbagai elemen masyarakat dan suku bangsa serta tak mampu dipandang sebelah mata,” ujar Galuh Sasongko, selaku Manager Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

“Semoga dengan penghargaan Rekor MURI yg kedua kalinya ini mampu memacu semangat bagi Garena dalam menciptakan inovasi baru yg menginspirasi,” lanjut dia..

Di tahun ini, Free Fire mulai hadir dengan turnamen di tingkat nasional merupakan Free Fire Indonesia Masters (FFIM) Season 2 yg mulai dilaksanakan di bulan September hingga Oktober.

Juara dari turnamen ini mulai berangkat segera mewakili Indonesia di turnamen internasional Free Fire World Series 2019.

Di tahun berikutnya, Free Fire Indonesia Master (FFIM) Season 3 mulai digelar kembali bagi mencari perwakilan Indonesia ke turnamen internasional Free Fire World Cup (FFWC) 2020.

Terlepas dari tim juara yg mendapatkan tiket segera ke turnamen internasional, kali ini tim di posisi kedua hingga keempat mulai diberi kesempatan buat juga bertanding di ajang internasional FFWC 2020 dengan melewati turnamen tingkat regional. [ikh]

Sumber: http://teknologi.inilah.com

September 10th, 2019 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :Indonesia Sabet Juara Di Turnamen Free Fire Asia

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *