Langgar Paten Qualcomm, Apple Didenda Rp442 Miliar

Langgar Paten Qualcomm, Apple Didenda Rp442 Miliar,

.txt-detail p { margin-bottom:27px; line-height:1.9; }

San Diego – Pengadilan Distrik Selatan California, AS, memerintahkan Apple buat membayar ganti rugi sebesar US$31 juta atau sekitar Rp442 miliar kepada Qualcomm karena terbukti melanggar paten punya produsen chipset itu atas teknologi yg disematkan pada iPhone seri tertentu.

Teknologi yg ditemukan Qualcomm dan digunakan Apple memungkinkan Apple memasuki pasar dan menjadi sangat sukses dengan cepat, kata Wakil Presiden Eksekutif dan Penasihat Umum Qualcomm, Don Rosenberg, dalam pernyataan resmi yg dipublikasikan Qualcomm, akhir minggu kemarin.

Pengadilan memutuskan bahwa Apple sudah melanggar paten Qualcom nomor 8.838.949 dan 9.535.490 yg digunakan pada iPhone 7, iPhone 7 Plus, iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X. Sementara iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X juga dinyatakan melanggar paten Qualcomm nomor 8.633.936.

“Vonis juri bulat hari ini adalah kemenangan terbaru delam litigasi paten kalian di segala dunia yg diarahkan bagi meminta pertanggungjawaban Apple atas penggunaan teknologi berharga kalian tanpa membayarnya,” jelas Rosenberg.

Dia menambahkan, tiga paten yg ditemukan dilanggar dalam masalah ini cuma mewakili sebagian kecil dari portofolio berharga Qualcomm merupakan puluhan ribu paten.

“Kami bersyukur bahwa pengadilan di semua dunia menolak strategi Apple bagi tak bersedia membayar penggunaan IP kami,” imbuhnya.

Tiga paten Qualcomm yg dilanggar Apple mendukung berbagai fitur smartphone populer. Paten nomor 8.838.949, memungkinkan ‘boot tanpa flash‘ yg menghilangkan biaya dan jejak memori flash terpisah serta memungkinkan smartphone untuk terhubung ke internet dengan cepat setelah dinyalakan.

Sementara paten nomor 9.535.490 memungkinkan aplikasi pada smartphone mengakses data ke dan dari internet dengan cepat dan efisien dengan bertindak sebagai ‘pengatur’ yg cerdas antara prosesor aplikasi dan modem.

Adapun paten nomor 8.633.936 memungkinkan kinerja tinggi dan grafik visual yg kaya bagi game sekaligus meningkatkan masa pakai baterai smartphone. Paten ini berada di luar prosesor modem.

Dalam enam bulan terakhir, pengadilan paten di China dan Jerman juga sudah menetapkan bahwa Apple melanggar paten esensial non-standar punya Qualcomm.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Maret 18th, 2019 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :Langgar Paten Qualcomm, Apple Didenda Rp442 Miliar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *