Samsung Kembangkan Baterai Baru Pengganti Lithium

Samsung Kembangkan Baterai Baru Pengganti Lithium,

.txt-detail p { margin-bottom:27px; line-height:1.9; }

San Francisco – Hampir seluruh perangkat elektronik portabel masa kini, seperti smartphone, tablet, laptop, kamera, mengandalkan baterai berbahan lithium ion. Namun, baterai macam baru yg kabarnya sedang dikembangkan Samsung menggunakan material lain, yakni graphene.

Hal tersebut diungkap oleh pembocor gadget Evan Blass melalui sebuah cuitan di Twitter. Menurut Blass, baterai graphene kemungkinan mulai dipakai Samsung bagi salah sesuatu produk smartphone terbaru mereka yg rilis tahun depan.

“Mereka (Samsung) masih harus meningkatkan kapasitas selagi menekan biaya,” ujar Blass dalam cuitannya.

Salah sesuatu kelebihan graphene dibanding lithium, menurut Blass, adalah kecepatan pengisian dayanya yg jauh lebih cepat. Baterai mampu diisi penuh dari kondisi kosong dalam waktu kurang dari 30 menit.

Mengutip CNET, graphene yang yaitu semikonduktor alotrop karbon memang telah lama dilirik para pelaku di dunia teknologi sebagai materi baterai pengganti lithium.

Berbentuk lembaran tipis, graphene diklaim 200 kali lebih kuat dibanding baja, lebih ringan dari kertas, dan dapat menyimpan daya dengan cepat. Karena ketipisannya, baterai graphene bisa disisipkan di tempat sempit seperti di sol sepatu.

Pada gelaran Mobile World Congress (MWC) 2018 lalu, ada anjungan graphene yg memperlihatkan aneka produk riset berbasis material tersebut, akan dari robot hingga perangkat wearable.

Samsung diketahui sudah akan tertarik menguji mencoba graphene sejak setidaknya tahun 2017. Saat itu, raksasa teknologi Korea Selatan tersebut sempat menyampaikan bahwa bahan graphene memungkinkan kecepatan pengisian daya baterai hingga lima kali lebih cepat ketimbang lithium.

Untuk ketika ini, baterai berbahan graphene masih harus selalu dikembangkan supaya dapat ditanam di produk konsumen. Material ini memang terbilang masih anyar, pasalnya graphene baru ditemukan oleh kelompok riset dari University of Manchester, Inggris, pada 2004.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Agustus 19th, 2019 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :Samsung Kembangkan Baterai Baru Pengganti Lithium

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *