Vendor Lokal Dukung Soal Aturan IMEI Ponsel BM

Vendor Lokal Dukung Soal Aturan IMEI Ponsel BM,

.txt-detail p { margin-bottom:27px; line-height:1.9; }

Jakarta – Produsen ponsel lokal Advan optimistis penjualan produk-produknya di Indonesia mulai semakin cerah setelah pemberlakuan aturan International Mobile Equipment Identity (IMEI) oleh pemerintah.

“Kami menyambut positif pemberlakuan itu. Langkah tersebut yaitu salah sesuatu bentuk dukungan melindungi pemerintah melindungi produk ponsel lokal seperti kami,” kata Andy Gusena, Brand Director Advan, ketika peluncuran produk terbaru mereka di Jakarta, baru-baru ini.

Dengan demikian, produk-produk ponsel ilegal dari pasar gelap atau black market tak lagi beredar di Indonesia.

Menurut Andy, selama ini produk-produk ponsel ilegal dari pasar gelap itu yaitu musuh Advan karena ‘menggerogoti’ pasar mereka.

“Misal produk A kita dengan harga Rp1 juta dengan kualitas tertentu saat berhadapan dengan produk ilegal merek luar Indonesia dari pasar gelap dengan harga sama dan kualitas yg lebih baik, banyak calon pembeli yg menjadi segmen pasar kita memilih produk dari pasar gelap itu,” kata dia.

Andy berharap setelah pemberlakuan aturan IMEI dikerjakan produk-produk ponsel lokal, termasuk Advan mampu bersaing dengan merek-merek yg berasal dari luar Indonesia.

“Saat ini merek Advan menduduki peringkat lima dalam pasar ponsel nasional,” klaim Andy.

Dia berharap peringkat Advan semakin membaik setelah pemberlakuan aturan IMEI itu.

“Pada 2016 wacana ini pernah dibahas tapi implementasinya molor hingga sekarang. Saya berharap ini langsung terealisasi dan dilaksanakan secara konsisten dan ketat,” harap Andy.

Sementara itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Perdagangan (Kemendag), serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tengah menyiapkan kebijakan pemblokiran ponsel ilegal di Indonesia dengan didasarkan pada validasi IMEI atau atau nomor identitas khusus yg dikeluarkan oleh Global System Mobile Association (GSMA) buat tiap slot kartu Subscriber Identity Module (SIM).

Rencananya penerbitan Peraturan Menteri mulai dikerjakan pada 17 Agustus 2019.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Juli 8th, 2019 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :Vendor Lokal Dukung Soal Aturan IMEI Ponsel BM

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *