Virus Corona Perlambat Penjualan Smartphone 5G?

Virus Corona Perlambat Penjualan Smartphone 5G?,

facebook twitter
function shareFb() {
window.open(“https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https://teknologi.inilah.com/read/detail/2562980/Virus-Corona-Perlambat-Penjualan-Smartphone-5G”, “_blank”);
}
.txt-detail p { margin-bottom:27px; line-height:1.9; }

Seoul – Firma riset pasar Strategy Analytics memprediksi penjualan smartphone 5G tahun ini mengalami perlambatan menyusul wabah virus corona.

“Model 5G yg mulai tiba dari Apple dan merek besar lainnya, hal ini berarti 5G mulai menjadi bagian terpanas dari pasar ponsel pintar di semua dunia tahun ini,” kata Neil Mawston, Direktur Eksekutif Strategy Analytics, seperti dilansir Kantor Berita Yonhap.

“Namun, virus corona ketika ini membatasi perdagangan di dua bagian di China, dan ini bisa menyebabkan perlambatan pasokan atau permintaan 5G di segala Asia atau di segala dunia selama paruh pertama 2020. Para pemain industri harus bersiap menghadapi gelombang penjualan 5G di dua pasar,” lanjut dia.

Sementara itu, Samsung menjadi pemain nomor beberapa di pasar smartphone 5G secara global pada 2019 dalam hal pengiriman. Raksasa teknologi yang berasal Korea Selatan itu berhadapan dengan rivalnya dari China, Huawei, yg berada di posisi pertama.

“Persaingan vendor yg sengit di China dan subsidi yg besar dari operator di Korea Selatan menjadi pendorong penting permintaan 5G,” kata Ken Hyers, Direktur Strategy Analytics.

“Wilayah lain, seperti AS dan Eropa, tertinggal di belakang Asia, namun kalian berharap wilayah tersebut mulai menutup kesenjangan angka akhir tahun ini,” lanjut dia.

Samsung memiliki 35,8 persen pangsa pasar smartphone 5G global tahun lalu, dengan pengiriman 6,7 juta smartphone 5G di segala dunia.

Sementara, data menunjukkan, Huawei menempati urutan pertama dengan mengirimkan 6,9 juta smartphone 5G buat pangsa pasar 36,9 persen.

Terlepas dari perang dagang AS-China, posisi teratas Huawei sebagian besar dibantu oleh penjualan di negara asalnya. Namun, pengiriman smartphone 5G Samsung menjangkau berbagai negara, dari Inggris hingga AS.

Produsen smartphone yang berasal China lainnya, Vivo, mengambil tempat ketiga, dengan pangsa pasar 10,7 persen, diikuti oleh Xiaomi dengan 6,4 persen. Selanjutnya, perusahaan teknologi yang berasal Korea Selatan, LG, berada di peringkat kelima dengan 4,8 persen.

Menurut Strategy Analytics, pengiriman global smartphone 5G mencapai 18,7 juta perangkat pada 2019, lebih tinggi dari ekspektasi industri.

Penjualan smartphone 5G di semua dunia diproyeksikan meningkat tahun ini karena pembuat ponsel mulai merilis lebih banyak perangkat yg mendukung 5G.

Lembaga riset pasar yg berbasis di AS, Gartner, bahkan memprediksi penjualan smartphone 5G tahun ini bisa melampaui 221 juta perangkat.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Januari 30th, 2020 Kategori: Info Teknologi dan Gadget

Berikan Tanggapan untuk :Virus Corona Perlambat Penjualan Smartphone 5G?

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *